Selasa, 25 November 2014

Terucap Sebuah Janji



Cahaya redup takdapat menyinari rembulan malam.
aku tenggelam dalam sendu yang tak kunjung usai.
membuat nafas ini terhenti ,kala kau tak di samping ini
jujur tak ada yang dapat ku perbuat selama ini
selain sendu yang datang menghampiri  dan menyelimuti.
sempat tersirat makna sebuah janji .
dan kini ku mengerti arti semua ini
di mana janji janji itu hanya sebuah mimpi bukan bukti
sadarlah bahwa semua yang terucap tak dapat semuanya terjawab.
usai sudah penantianku selama ini.
semoga kau kelak menyadari arti hati ini.

Dealova



Kau adalah sebuah kiasan kusam semu.
Kau adalah alunan masa kecilku.

Kau hadir tanpa di sangka
Kau datang tanpa kenangan.

Duhai kekasih masa laluku.
Duhai seberkas harapan yang tlah usai .

Merombak dinding dinding hatiku.
Tak ku sangka kau hadir di setiap sanubariku.

Yang dulu pernah hilang seiringnya waktu.
Yang kini datang penuh alunan lagu.

Aku ada di setiap langkahmu.
Esok kaulah yang ada di hatiku.

Sesosok nuansa batinku.
Dan kau adalah Dealovaku...

Cinta Yang Lama



Mataku terhenti mencari arti hati ini.
penyebab rasa yang ada di hati ini.
hati ini terhenti berada disini.
aku akan terus menanti.
pikiran dan jiwa serta hati ini benar adanya.
adanya hanya kamu pujaan hati ini.
yang selalu ada diantara ruang raga.

tlah kutemukan  setengah hati yang hilang.
dan hanya kamulah yang akan menggantikannya.
tak dapat aku pastikan.
tak dapat aku jelaskan.
mungkin hati ini tertatih menyakitkan.
sejenak aku pikirkan satu alas an.
dan kini aku menemukan suatu jawaban
aku yakin kamu dapat menggantikan.

Mentari Pagi



Seputih cinta ini aku persembahkan hanya untuk kamu.
Sebening cahaya di pagi hari tak kan mampu mengalahkan senyummu.

Tuhan mungkin tidak menakdirkan kita bersama,
Tapi aku yakin Tuhan punya skenario yang indah buat kita.

Serpihan kertas dan balutan tinta bertuliskan namamu.
menghapus sinar di pagi hari .

Tak kan ada yang mampu mengalahkan indahnya pagi .
Kala kau tak ada di samping ini.

Membekas lara lara di hati .
Tak ku sangka kau mentari pagi..

Aku Ingin Belajar Terbang



Aku ingin belajar terbang
Meski aku bukanlah burung yang bersayap
Dan tak pandai membuat sarang
Aku ingin bersinar terang
dalam gelapnya malam serta hiasan di awan
yang dapat ku persembahkan

memberikan seribu pesona keindahan
walaupun tak dapat aku lukiskan
sebuah arti pengorbanan
hanya inilah yang bisa aku lakukan
meraih mimpi menjadi kenyataan.


Rintangan dan halangan aku asingkan
seolah olah tak menyadarkan
aku disini menantikan
mencoba dan berusaha menerjang lawan yang menghadang
tapi aku yakinkan dalam diamku
hanya doa terbesarlah sumber peneranganku.
Wahai kau mimpi besarku..

Cukup Satu Masa Terakhir



Dear Kasih dalam bayanganku

Ku coba tepiskan semua perasaan dalam diriku, mencoba mengerti arti hadirmu disisiku. Entah mengapa menusuk dalam hatiku sehinga aku terlelap begitu dalam di jiwamu. Seorang pangeran dalam hatiku entah mengapa aku slalu memikirkanmu, berharap agar dapat memelukmu erat, dan tak kan membiarkan dirimu lenyap seakan tak pernah kau ucapkan kata menyakitkan.
sungguh sulit aku percaya kau telah tiada. Hanya doa yang ku bisa agar melindungimu di sana.
 Kasih suatu hari kita akan bersatu, tunggu aku disana. Kapan dan dimana tempatnya aku serahkan pada Yang Maha Kuasa.

Begitu indah raut wajahmu dalam benakku begitu mudah kau yakinkanku untuk memilihmu.
Tanpa sempat kita ucapkan perpisahan, tanpa uraian singkat kisah kita dan tanpa akulah kau bebas meninggalkanku.
Kasih aku harap kau dapat tersenyum dan melihat aku yang bahagia. Meskipun aku tak dapat melihatmu di sana, tapi aku pastikan kau tetap berada dalam sisiNya.
Kasih belum sempat kita bersama, belum sempat aku mengenal kamu terlalu lama. Aku percaya ragamu selalu berada di dekatku.

Selama ini aku merasa kau berada di sampingku, hanya saja aku bisa merasakanmu dan tak dapat melihatmu.
Mungkin selama ini dengan caara itulah kau memelukku secara perlahan dan berusaha melindungiku.
Kasih semoga kau tenang disana. Tunggu aku suatu saat nanti, pasti aku akan kembali.

Taukah kau kasih disini aku lelah, tak ada yang menggantikanmu, sungguh aku merindukanmu kasihku.
Aku hanya bisa memohon pada Yang Maha Kuasa agar kau selalu baik baik saja.  
Sejak kepergianmu tak ada yang menghiasi hariku, aku ingin kamu datang dan menemuiku lagi. Tapi semua telah musnah. Harapan itu tak akan menjadi nyata meskipun aku terus meminta kepada Yang Maha Kuasa kecuali lewat sebuah mimpi.

Kasih darimu aku belajar banyak cara melepaskan dan mengikhlaskanmu. Mungkin aku harus realistis dan berhenti mengharapkan kamu yang sudah dalam angan dan bayangan.

Makasih Kasih semua karenamu aku mencintaimu, sampai kau tak lagi disampingku tapi kau selalu dalam bayanganku yang tak akan terhalang oleh apapun.

From cahaya yang menerangi