Sampai saat ini aku akan terus mengingat kenangan kita. Walau
sesakit apapun itu akan aku abaikan. Yang aku ingat hanya engkau yang dulu ada.
Yang dulu lama menimpa kisah bersama denganku. Tak peduli orangberkata apa, tak
ku pikirkan cemoohan orang yang tak mendukung hubungan kita.
segala sumber perhatian semata ,yang sampai sekarang tak dapat mencuri hatiku. Yang selama ini melewati batas waktu hanya kamu habiskan untukku, kini tak dapat kamu rasakan kembali. Karna kamu tak dapat melampaui hati ini.
dalam hati yang terdalam kamu hanyalah sepenggal serpihan hati yang tak ingin ku satukan kembali. Karna penyatu hatiku ini bukan kamu melainkan sosok orang yang saat ini ada di hadapanku. Kisah kita hanya untuk satu kali saja, tak ingin ku habiskan waktuku hanya untuk mengisi kekosongan hatimu yang pada kenyataannya kau sangat tak baik untukku.
Lelah hati ini merasakan keyakinanmu yang tetap berpihak padaku. Aku tak kan merubah pendirianku. Yang akan aku rubah hanyalah bagaimana cara mencintai orang yang ada di hadapanku tanpa harus membalikkan muka menghadap kamu.
sekuat apapun kita bertahan pada hubungan ini, maka cepat atau lambat hubungan ini juga tidak akan layak untuk di pertahankan. Karna sesungguhnya cinta sejati juga ada tanpa kita mengharap balasan darinya.
hanya salam perpisahanlah yang pada akhirnya menyadarkan kita tanpa harus merasakan dendam yang tak kunjung usai.
segala sumber perhatian semata ,yang sampai sekarang tak dapat mencuri hatiku. Yang selama ini melewati batas waktu hanya kamu habiskan untukku, kini tak dapat kamu rasakan kembali. Karna kamu tak dapat melampaui hati ini.
dalam hati yang terdalam kamu hanyalah sepenggal serpihan hati yang tak ingin ku satukan kembali. Karna penyatu hatiku ini bukan kamu melainkan sosok orang yang saat ini ada di hadapanku. Kisah kita hanya untuk satu kali saja, tak ingin ku habiskan waktuku hanya untuk mengisi kekosongan hatimu yang pada kenyataannya kau sangat tak baik untukku.
Lelah hati ini merasakan keyakinanmu yang tetap berpihak padaku. Aku tak kan merubah pendirianku. Yang akan aku rubah hanyalah bagaimana cara mencintai orang yang ada di hadapanku tanpa harus membalikkan muka menghadap kamu.
sekuat apapun kita bertahan pada hubungan ini, maka cepat atau lambat hubungan ini juga tidak akan layak untuk di pertahankan. Karna sesungguhnya cinta sejati juga ada tanpa kita mengharap balasan darinya.
hanya salam perpisahanlah yang pada akhirnya menyadarkan kita tanpa harus merasakan dendam yang tak kunjung usai.
Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari www.nulisbuku.com di Facebook dan Twitter @nulisbuku