Jumat, 15 Agustus 2014

meraih mimpi



Hembusan semerbak angin mengiringi langkahku, senyuman seindah pelangi serta kicauan burung seakan tak mau kalah denganku. Ku awali hari ini dengan penuh kemerdekaan, ku hiraukan perkataan orang yang tak ada kiasan.
Berjalan ke sekolah berlandaskan semangat 45 akan aku yakinkan. Kali ini dan hari ini suatu hal yang aku nantikan. Mengingat perjuangan para pahlawan yang sangat relawan, menjadikan aku seorang yang pantang menyerah.
“tetap semangat nak “kata salah satu guru yang selalu menyapaku tiap hari. Guru itu selalu member support kepada setiap muridnya agar kelak muridmuridnya bisa sukses melebihinya.
tapi bagaimana dengan mimpiku yang dari dulu ,setiap hari kemerdekaan hanya bisa melihat orang yang mengibarkan sang merah putih bersama dengan presiden. Aku juga ingin menjadi salah satu orang yang mengibarkan bendera pusaka itu. Tapi apa boleh buat, aku hanya seorang yang kecil dari desa terpencil yang punya mimpi besar untuk menjadi orang yang besar.

Setiap hari aku selalu semangat dalam menuntut ilmu, ekstra kulikuler paskibralah yang menjadi pilihan utamaku. Sampai suatu saaat sekolahku ditunjuk untuk mengikuti lomba paskibra di tingkat provinsi. Dengan perjuangan besar  kami harus pergi ke kota Jakarta untuk mengikuti lomba dan ternyata sekolah kami berhasil meraih juara satu untuk kategori petugas upacara terbaik.
syujud syukur slalu kupanjatkan. Sejak saat itu sekolahku ditujuk untuk menjadi petugas upacara di hari kemerdekaan yang sangat aku idamkan.
Sungguh impian yang sangat aku nantikan. “Aku harus berusaha semaksimal mungkin agar upacara tersebut berjalan dengan lancar” kataku seusai memberi kabar bahagia ini kepada orangtuaku.
“selamat nak impian kamu terwujud” ibuku tak henti hentinya mengucapkan kata tersebut kepadaku. Terima kasih Tuhan berkat Engkau saya bisa meraih impianku selama ini. Sampai saat ini aku percaya bahwa mimpi setinggi apapu akan terwujud kalau kita mau berusaha semaksimal mungkin agarmimpi yang kita harapkan tidak lagi menjadi sebuah harapan melainkan sebuah kenyataan. Apapun rintangannya harus kita terjang kana mimpi kita lah yang bisa membuat sebuah kemustahilan menjadi kebahagiaan.